dalam pejaman mata aku tertidur pulas hingga rayapan tangan ini tak terasa, dalam mimpiku aku yang berjalan di gurun padang rumput dengan angin yang menembus sela rumput hijau..
kapan aku akan terbangun dari tidurku ini.. mata memandang kelangit biru.. deburan air ombak yang keras menghantam karang..
sungguh dia orang yang sangat tidak masuk akal tertinggal dari rombongan yang mengantarnya kesebrang lautan lepas...
hingga kini dia orang yang menjadi tulang punggung semua anak kecil...
yang bisa terucap hanya terimakasih IBU...
Sabtu, 18 April 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar